Nasehat Buatku

Standar

Wahai orang yang umurnya terbatas
Yang tubuhnya setelah mati menjadi santapan cacing
Umurmu teris berkurang semenjak di atas buaian
Detik-detik menggiringmu menuju saat kematian
Akan tanggal gigi-gigimu dan memudar cahaya matamu
Tak usah berderai air mata jika semua itu meninggalkanmu
Wahai orang yang saat demi saat umurnya berlalu
Wahai orang yang menyia-nyiakan hartanya sedikit demi sedikit
Yang menghambur-hamburkannya saat ada kemampuan jiwa dan kekuatan raga
Ingatlah, akan datangnya Munkar dan Nakir dengan wajah mengerikan
Kata-kata mereka tajam menakutkan laksana keduanya lahir dalam satu susuan
Saat itulah menuai buah tanaman amalmu
Kau berharap ada sedetik untuk berbuat ketaatan
Kau berteriak:Ya Tuhanku, Kembalikanlah aku!
Namun alangkah menyedihkannya,tak ada kaimatmu yang didengar
Wahai orang yang tertinggal oleh kafilah para salihin
Telah sampai waktumu untuk menyusul mereka.
(Al-Mudhysi,karya Ibnu Qayyim al-Jauziyah)

Iklan