Cedera Jaringan Lunak

Standar

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah kegiatan follow up Diksar I Angkatan III untuk pekan ini kembali dilaksanakan pada hari Ahad, 24 Maret 2013. Cuaca hari ini juga cukup cerah, meskipun peserta yang hadir tidak sebanyak pekan-pekan sebelumnya tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk menerima materi yang sangat bermanfaat.
Materi bumi kali ini dibawakan oleh dr. Arwi Amiruddin, beliau adalah dokter yang saat ini bertugas di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Cara penyampaian materi beliau sangat jelas dan beliau tidak segan-segan membagi ilmu kepada para peserta Diksar. Kami sangat antusias menerima materi karena membahas cara penanganan cedera yang biasa didapati setiap harinya di sekitar kita. Beliau juga menceritakan pengalaman beliau saat turun menjadi relawan pada peristiwa tsunami Aceh, beliau berpesan saat turun menjadi relawan jangan menjadi “wisatawan bencana” alias hanya foto-foto di tempat bencana.hmm…spakat dok! ^^d

berikut ini inti materi yang disampaikan oleh dr. Arwi…semoga bermanfaat

Cedera/ luka adalah kerusakan jaringan atau terputusnya jaringan. Cedera/ luka diseabkan oleh trauma, baik itu trauma benda tumpul ataupun trauma benda tajam. Jenis-jenis luka:
– Luka bakar
– Luka lecet (hanya pada permukaan kulit)
– Luka iris (lebar lukanya lebih besar daripada kedalamannya)
– Luka tusuk (kedalaman lukanya lebih besar daripada luasnya)
– Luka tembak
– Luka gigitan
– Luka robek (bentuknya ireguler dan dasarnya biasanya kotor)
– Luka cakar
– Luka memar
Jika menemukan korban maka yang harus kita lakukan adalah:
– Jangan panik dan tenangkan juga orang di sekitar kita
– Jika terjadi perdarahan maka cukup tekan saja lukanya dan bersihkan. 6-10 menit perdarahan akan berhenti karena adanya proses pembekuan darah, lebih cepat lagi jika menggunakan es. jangan dikit-dikit lukanya diusap..cz proses pembekuan darahnya bakal terganggu..
– Jika korban masih sadar maka tanyakan mekanisme traumanya serta riwayat penyakitnya. Hal ini akan sangat membantu, sekitar 60-70% dapat diketahui tindakan apa yang dapat kita lakukan terhadap korban.

Adapun penanganan jika trauma terjadi:
 Kepala
Jika korban mengalami trauma di daerah kepala maka darah yang keluar pasti banyak. Jangan panik, cukup balut tekan dan bersihkan. Cari tahu apakah mengalami pingsan atau muntah, jika iya maka harus diwaspadai adanya gangguan pada otaknya.
 Dada dan perut
Korban dengan trauma pada dada dan perut sering menipu, biasanya tidak ada luka serius yang terlihat dari luar tapi jaringan lunak (paru-paru, hati, limpa, dan jantung) yang ada di dalamnya ternyata mengalami gangguan. Trauma benda tajam di bagian dada dapat menyebabkan pneumothorax (adanya udara/darah di dalam paru-paru), hal ini dapat menyebabkan sesak nafas. Lebih parah lagi jika terjadi tension pneumothorax dimana nadi-nadi leher akan tegang dan trachea akan bergeser ke kiri, hal ini harus ditangani dengan cepat.
 Ekstremitas
Berikut luka yang biasanya dialami di daerah ekstremitas beserta penanganannya:
 Luka lecet
o Bersihkan luka
o Berikan antiseptik berupa betadine
o Jangan tutup luka dengan kapas atau kasa, sebab akan lengket dengan luka. Cukup balut dengan plester kasa yang berongga (Daryantulle, Lomatulle, dll)
 Luka iris/robek
o Bersihkan luka
o Gunakan antiseptik
o Berikan analgetik dan antibiotik
o Tutup luka
o Berikan suntikan anti tetanus (TT)
 Luka bakar
o Cuci luka dengan air yang mengalir agar tidak panas lagi dan luka bakarnya tidak bertambah luas
o Gunakan salep luka bakar seperti Mebo atau Burnazin
o Tutup luka
o Waspada jika luka bakar terjadi pada daerah wajah, biasanya terjadi trauma inhalasi selama 1-48 jam pertama dan ini dapat menyebabkan kematian karena adanya udem (pembengkakan di saluran nafas)

mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan tentang cedera jaringan lunak…semoga bermanfaat..^^d

DIKSAR I ANGKATAN III BSMI KOTA MAKASSAR

Standar

Bismillah…
Itulah kalimat yang saya ucapkan ketika mendaftar di DIKSAR BSMI. Inilah pertama kalinya saya mengikuti kegiatan seperti ini, out door. Yah saya memang pernah ikut berkemah waktu Tsanawiyah tapi cuman sabtu-minggu (Persami) dan itupun hanya di halaman sekolah, dan lebih tidak kerennya lagi..saya
bisa djenguk oleh bapak,haduuh..
-_-”
Tapi kali ini saya mengambil keputusan sendiri dan bersedia mengambil risiko sendiri..tidak djenguk bapak..hehe..yang penting saya bisa dapat ilmunya..hmm ilmu itu memang harus dikejar,,benar-benar dikejar!!
Maka petualanganku dalam DIKSAR BSMI-pun dimulai…
==========##====##========

Diksar kali ini dmulai dengan materi indoor selama 2 hari (9-10 februari 2013). Materinya menarik dan tidak membosankan.
Materi Pertama
Tentang “Syock Perdarahan dan Cedera Kepala” oleh Imam Umamit,S.kep. Sbelum masuk materi kita dkasih nonton film “horor”..gila..tuh film bisa tiba-tiba menyadarkanku klo maut tuh dekat banget dan kecelakaan/musibah bisa menimpa kapan saja! *harusnya ada yg bertobat saat itu juga ya.. 😉
Intinya klo mendapati orang syock perdarahan dan cedera kepala itu harus segera ditolong! (ya iyalah..). Tapi penilaian derajat syock juga harus tepat yah. Tanda-tanda syock antara lain :
1. Hipotensi
2. Takikardi (nadi cepat)
3. Takipnue (nafas cepat)
4. Kesadaran menurun
5. Produksi urine berkurang
Ingat!
Setiap penderita traum dengan gejala nadi cepat & akral dingin dianggap syock

Tindakan awal yang bisa kita lakukan saat ada orang syock yaitu : A-B-C
Airway=bebaskan jalan nafas, bisa dilakukan dengan tehnik jaw thrust dan head tilt chin lift
Breathing=oksigenasi/memberikan nafas buatan
Circulation=sirkulasi atau peredaran darah korban, dengan memperhatikan apakah penderita sadar atau tidak dan tidak ada denyut nadi pada bagian leher.

Materi Kedua
Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau Basic Life Support
Oleh drg. Sakiya Mustainah
Ini termasuk materi yang sangat penting bagi calon relawan. Ada hal prinsip yang harus calon relawan ketahui dlm melakukan tindakan gawat darurat:
1.  Don’t be panic. Klo kamu panik sendiri bisa2 kamu yg jadi korban slanjutnya..! -gak keren amat…-
2. Amati lokasi kejadian. Aman atau tidak buat diri kamu dan korbannya. Bukan ngamatin cakep tidaknya korbannya ya..
3. Tau dulu Apa yg terjadi…jangan datang2 maing ngamuk aja, ntar kamu yg digamparin..
4. Pastikan berapa jumlah korbannya
5. Cari ada tidak yg membantu. Biar klo terjadi apa-apa ada yang nemenin ke kantor polisi..hehe,duuh amit-amit.
6. Tentukan hal utama yang mengancam korban. Klo korbannya terkapar dtengah jalan ya kita usahakan gak ada kendaraan yg nabrak lagi..
7. Panggil bantuan medis

Prinsip dasar Pertolongan Pertama: (hafalkan! ‘Couse ni ternyata ditanyain pas materi out door)
D-R-A-B-C
Danger= bahaya
Response= kesadaran
Airway= jalan nafas
Breathing= pernafasan
Circulation= peredaran darah

Penjelasannya panjang nih..klo butuh keterangan lebih lanjut hubungi dokter.. 🙂
Yang jelas kita ngelakuin tindakan ni sampai korban sadar, atau bantuan medis datang, atau sampai kamu merasa capek sendiri..*serius B-)

Materi ketiga
Pengantar Manajemen Penanggulangan Bencana oleh Sulfiadi Barmawi, S.pi
Materi keempat
Prinsip Dasar BSMI oleh dr. Andi Qayyim (ketua umum BSMI SulSel)
Materi kelima
Kepemimpinan oleh dr. Yusran
Materi keenam
Penilaian Gawat Darurat oleh dr. Andi Faizal
Materi ketujuh
Administrasi Kesekretariatan oleh drg. Nurhidayah Kadir
Materi kedelapan
Sejarah Lambang oleh Irwan Setiawan,S.KG (sekretaris umum BSMI SulSel)

Gak ada yang bisa saya katakan selain Materi n pematerinya menarik banget.. Hahaha 😉
Mending kalian ikut saja biar ngerti apa yang saya maksud…
««««««««««————–»»»»»»»»»»»
Setelah semua materi berakhir, tibalah saatnya pembagian kelompok dan technical meeting. Waktu itu terbentuk 3 kelompok ikhwan dan 7 kelompok akhwat, tapi saat di out door kelompok akhwat cuma 6 kelompok yang bisa hadir. Saya sendiri berada di kelompok 1 akhwat dan saya yang jadi ketuanya, secara saya yang paling tua dikelompokku..hmm..nasib..nasib.. -__-.
Nah, yang paling apesnya lagi barang-barang yang harus dibawa itu kebanyakan tidak pernah saya dan anggota kelompok saya lihat dan gunakan. Berikut barang pribadi yg wajib dibawa:
1. Carrier/tas (blum pernah pake yg namanya tas gunung yg segede gaban, jd saya pakex tas lain yg tdk terlalu besar hasil pinjaman adekku sama temannya ^^)
2. Alat shalat
3. Mushaf
4. 3 pasang pakaian ganti (karna tas saya tdk muat jadi sy cuma bw 2 pasang..dan ternyata itu cukup!)
5. 2 Baju lapangan warna merah (suwer penting nih..)
6. 2 lembar training hitam (saya makenya di dalam rok)
7. Jaket (penting banged! Mestinya saya bawa 2 /-__-\)
8. Sarung
9. Sepatu /sendal gunung. Sebaiknya sih sepatu,kalaupun sendal pastikan sendalnya kuat dan pas di kaki!
10. Tali webbing. Bagi yang belum tau tali webbing seperti saya ni dia gambarnya:

image

Tali webbing

Bisa didapatkan di toko Duta Arena depan Mtos Makassar seharga Rp.15.000,- dengan panjang 4,5 meter.
11. 1 L beras (klo sy sih mending gak usah bawa, ribet masaknya..!), 5 mi instan(sebaiknya Pop Mie),5 buah telur (telurnya drebus saja dulu atau bawa telur asin saja…make it simple), 2 btl air mineral 1,5 ltr, piring &gelas (gak penting!)
12. Senter tangan. dan Pastikan baterainya tidak soak!
13. Matras buat tidur. (penting!)
Adapun perlengkapan penunjang yang sebaiknya kalian bawa yaitu:
Tissue kering dan basah,korek api,gunting/cutter,obat2an khususnya minyak kayu putih, dan kaos kaki yang banyak ^^(kebutuhan pribadi akhwat nee)

Perlengkapan Kelompok,yaitu:
1. Tenda bulan, yang ada covernya. Katanya biar klo hujan dak kemasukan air..tapi nyatanya sama saajjaa..Beberapa kali kami harus nguras tenda karena kehujanan +__+#
2. Kompor portable
3. Nesting. Ni panci segi empat yg tersusun 3. Tapi krn kelompokku tdk sempat nyewa, yaa kami bawa panci kecil saja.
4. Perlengkapan tandu
2 buah induk tandu 2,5 m
2 buah anak tandu 75 cm
5. Tali pramuka 5 buah
6. Mitela 2 buah

Catatan penting!!
Pastikan semua perlengkapan di atas kalian siapkan dengan baik dan serius. Jangan mau merepotkan diri kalian sendiri nantinya di out door, apalagi merepotkan orang lain..!! Klo tdk kamu bakal jadi orang atau kelompok yang tinggal memble dan dianggap payah!
Kata relawan senior sih “kalian disini mau jadi relawan, bukan jadi pasien!!”

Maka siaplah diriku memulai jalan baru dalam hidupku..braanggkaaat!!

image

\^0^/
to be continue…

Nasehat Buatku

Standar

Wahai orang yang umurnya terbatas
Yang tubuhnya setelah mati menjadi santapan cacing
Umurmu teris berkurang semenjak di atas buaian
Detik-detik menggiringmu menuju saat kematian
Akan tanggal gigi-gigimu dan memudar cahaya matamu
Tak usah berderai air mata jika semua itu meninggalkanmu
Wahai orang yang saat demi saat umurnya berlalu
Wahai orang yang menyia-nyiakan hartanya sedikit demi sedikit
Yang menghambur-hamburkannya saat ada kemampuan jiwa dan kekuatan raga
Ingatlah, akan datangnya Munkar dan Nakir dengan wajah mengerikan
Kata-kata mereka tajam menakutkan laksana keduanya lahir dalam satu susuan
Saat itulah menuai buah tanaman amalmu
Kau berharap ada sedetik untuk berbuat ketaatan
Kau berteriak:Ya Tuhanku, Kembalikanlah aku!
Namun alangkah menyedihkannya,tak ada kaimatmu yang didengar
Wahai orang yang tertinggal oleh kafilah para salihin
Telah sampai waktumu untuk menyusul mereka.
(Al-Mudhysi,karya Ibnu Qayyim al-Jauziyah)